Oleh: Redo Rizaldi | Desember 31, 2015

Refleksi Tekad 2015


Sebelum menulis tekad untuk tahun 2016, sebelumnya saya akan mengulas ulang tekad saya di tahun di 2015, is it works? lets see

Banyak yang menjadi tekad saya di tahun tersebut, ada yang berhasil diraih, ada juga yang tidak sama sekali. Saya akan mengulasnya satu persatu seperti yang sudah tuliskan tahun lalu, di penghujung akhir tahun 2014.

Saya akan memberikan skor mana yang berhasil mana yang tidak.

1. Project Ahmad. Berhasil

Skor 1:0

Bulan desember ini, Ummie sudah mengandung dengan usia jalan 5 bulan, mudah-mudahan tahun 2016, bulan 4 dilancarkan dan dimudahkan segala sesuatu, lahirlah hasil project ini, semoga menjadi achmad, namun kalau seruni pun tidak mengapa. Karena ummie nya justru yakin kali ini akan anak perempuan lagi. Sebenarnya saat ini sudah bisa mengetahui jenis kelaminnya melalui USG tapi kita berdua sepakat untuk tidak menggunakannya. So 2016 Welcome Ahmad! eh Seruni!

 

2. Project New Job : Gagal

Skor 1:1

 

Tahun 2015 hanya sekali mencoba melamar pekerjaan, dengan yayasan YIAR but failed. mau gimana lagi, emang bukan rejeki. Lagi pula memang ada keinginan diri untuk tidak makan gaji lagi sih. pengennya tuuh berwirausaha (gituu). Namun ditahun ini juga keyakinan saya perkara rejeki begitu menebal (kali ya?) bagaimana banyaknya rejeki tak terduga dari mana-mana untuk mencukupi kebutuhan isteri dan anak-anak saya, tidak lebih, cukup. yang membuat isteri saya juga yakinnya luar biasa terhadap perkara rejeki itu.

Bekerja sebagai guide, ikut seminar ini itu dan justru dapat duit, jadi ketua KPPS di akhir tahun, ada pekerjaan tapi tidak tetap. Saya bisa berani bersyukur atas semua itu. tapi kalau masuk dalam kategori 5 juta / bulan pemasukkannya, maka mau gak mau suka gak suka saya kategorikan failed alias ‘gagal’

3. Project Weight : Berhasil

Skor 2: 1

Well, sebenarnya tidak bisa dikategorikan berhasil juga sih, memang pada pertengahan tahun ini bisa tuh, turun nyampe sepuluh kilo lebih dan jejak ke angka 80 kilogram.

2

Tapi akhir tahun ini, justru balik lagi, almost 90. dan baru baca-baca tulisan sebelumnya di penghujung tahun yang sama ternyata begitu  juga, berhasil turun sepuluh kilo, lalu ended up balik ke 90kg. Mau gimana lagi pola makan belum keren, olahraga juga masih kurang masif, banyakan begadang dan banyakan tidurnya.

Tahun depan musti jejak 75. ada teman, suami isteri yang taruhan soal berat badan ini soalnya.

4. Project Smartphone : Berhasil

Skor : 3:1

2

Nah ini nih, yang saya bilang salah satu rejeki tidak terduga yang saya baru sadar dan merasakannya di tahun 2015 ini, bagaimana seorang teman dari jogja, thanks again to baskoro gendut. Yang bersedia repot-repot mau mengirimkan hape bekas nya kepada saya. walaupun hape bekas, yang penting sesuai tekad saya tahun ini, hape sentuh-sentuh geser geser, cihuy!!

 

5. Project Ummie Daycare : gagal

Skor : 3:2

ummie_spanduk

Terlebih sekarang ummie hamil, semakin berat untuk menjalainya, malahan kemungkinan tahund epan tempat penitipan anak ini bisa jadi bubar jalan. para asistennya juga satu persatu hilang datang hilang, walaupun jumlah anak secara tidak signifikan berkurang.

6. Project Toko online : gagal

Skor : 3:3

Definetely gagal, mau bagaimana lagi, padahal sudah pasang internet di rumah, belum berhasil juga, tahun depan sih masih berharap terwujud, SEMOGA !!!

Yang tidak diduga sama sekali malah tahun ini saya membuat sebuah perusahaan yang walaupun dimodali semuanya oleh mentor saya Hery Susanto, tapi tetap saja perusahaan itu atas nama saya.

cap fidelity 1

7. Project Membuat buku : gagal

Skor : 3:4

seruni

Ini juga, lagi-lagi gagal. project seruni, atau cerita kegelisahan saya yang juga tidak tuntas, tidak ada satu pun yang berakhir menjadi sebuah buku, saya tidak mau menyerah, tahun depan harus berhasil!

8. Project Kamera : gagal

Skor 3:5

Karena tekad 2015 bicaranya dslr ataww mirrorless ya bisa dibilang gagal karena tidak dapat. tapi dengan smartphone baru pemberian temen, walaupun dengan kualitas seadanya namuun dengan filter ajaib nan ajib dari instagram, bisa menyalurkan hobi saya foto memoto ^_^

9. Project voli & Pencak Silat : gagal

Skor 3:6

Sudah saya coba, bahkan memaksakan diri dengan membeli sebuah bola voli yang sekarang teronggok percuma, sebal. tapi mendengar tangisan si kakak hanya karena disuruh push up membuat saya angkat tangan, menyerah, given up. Memang salah memaksakan kehendak walaupun kita pikir sebagai orang tua yang terbaik buat anaknya.

Najwa Alya sebenarnya sempat saya ajari sedikit demi sedikit tekhikn dasar beladiri pencar silat. tapi konsistensi diri memang bukan keahlian saya, sekarang hilang. sedangkan Najwa tidak mau diajari oleh orang lain. *geleng-geleng kepala.

10. Project Passport : gagal

Skor 3 :7

Hampir berhasil, dengan melobi emak waktu itu untuk membuatnya, tapi karena satu dan lain hal somehow batal. argghhh

Dengan bertemu banyak orang baru di acara wonderful sail 2 indonesia dan bertemu para pelaut dari belahan dunia lain semakin membuat semangat agar bisa melakukan perjalanan ke luar kota ke luar Indonesia tahun depan! Semoga.

 

Jadi akhirnya, skor 3:7 banyakan gagalnya ternyata tahun ini -_-. Jadi? cam mana? menyerah?

Nggak lah, tahun baru dengan tekad baru,

2 0 1 6

R I S E

BANGKIT

Saatnya bangkit dari keterpurukan.

 

 

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: