Oleh: Redo Rizaldi | Februari 10, 2011

Gran Torino Movie Review


Dirty Harry

Semula film ini, diawalnya seperti menjanjikan sesuatu yang bagus, premisnya saya senang, tentang perbedaan generasi ditambah bonusnya, perbedaan budaya.

Bercerita tentang Walt Kowalski (Clint Eastwood) yang baru ditinggal mati isterinya, seorang veteran perang Korea yang masih dihantui oleh perang tersebut, juga tidak mampu dekat dengan anak-anaknya, atau tetangga barunya, keluarga besar imigran dari suku Hmong.

Sampai ketika salah satu anak dari tetangga barunya tersebut mencoba mencuri mobil kesayangannya, sebuah Gran Torino
Gran Torino
Siapa yang tidak mau berniat mencurinya?

Walt perlahan, dekat lalu masuk ke dalam lingkungan yang selama ini dijauhinya.

Seperti yang saya bilang diawal, film ini dengan premisnya, seperti menjanjikan sesuatu, sebelum sampai di akhir film ini saya merasa dibohongi.

Well, sebenarnya dipertengahan film saya sudah merasakannya.

Bagaimana Clint, eh Walt, Eih, Dirty Harry

tidak bisa meyakinkan saya dengan tubuh rentanya bisa menakuti 3 orang anak muda berandalan dengan atau tanpa pistol beneran, ia juga gagal meyakinkan ia bisa membanting seorang anak muda dan memukulnya dengan mudah tanpa perlawanan.

Perubahan karakter atau (mungkin) pemunculan karakter terpendam Walt berkembang dengan berantakan saya bilang, terkadang saya melihat ia seorang yang kolot, tapi dengan mulut kotor khas Texasnya seperti menampilkan dia orang yang sebenarnya berpikiran terbuka.

Alasan dia untuk terlibat atau berubah juga terlihat terlalu mudah.

Sosok anak muda yang mencoba mencuri mobil vintage tersebut, yang kemudian diplot menjadi teman dekat di masa tuanya walt, juga tidak kalah tidak meyakinkannya, aktingnya sangat tidak bisa dipercaya.

Kakak anak muda itu sebenarnya mencuri perhatian saya, tapi tidak lama, tidak tahu kenapa.

Tapi memang saya jarang menyukai filmnya Clint Eastwood, sebagaimana film2 lainnya, film ini butuh waktu yang lama bagi saya untuk menyediakan waktu dan tenaga, yang berakhir dengan rasa kecewa.

Ini adalah film anti war Clint yang kesekian kalinya.

Mungkin itu yang membuatnya masuk Top 250 Movie IMDB List


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: