Oleh: Redo Rizaldi | Januari 23, 2011

Thirst (Bakjwi) 2009 Movie Review


Park Chun Woo's Bakjwi Official move poster

Ini film vampire kedua saya dalam seminggu ini, film yang sudah lama ingin saya tonton setahun terakhir ini, karena disutradarai oleh sutradara yang saya segani Park Chun Woo

Sebenarnya sebelumnya sudah pernah coba saya tonton, namun tidak secara utuh, selalu terhenti di sex scene yg sangat semi sekali ha ha.

Begitu saya mencoba konsentrasi dan menontonnya dari awal, jelas ini bukan film semi, atau yang mengumbar adegan seks tanpa arti, film ini lebih besar dari itu.

Untuk ide yang standar, seorang pendeta yang terkena penyakit aneh dan menjadi vampir so on dan so on.

film ini menyajikan alur yang susah ditebak, ada beberapa detail yang tanpa kita sadari sebelumnya, menjadi bagian yang esensial di puncak-puncak konflik di film ini.

Soal sinematografi jangan ditanya deh, kita akan diberikan sajian yang berbeda untuk adegan-adegan yang sebenarnya standar.

Jangan lupakan komedi gelap yang diselipkan dibanyak adegannya, tidak membuat mu tertawa, tapi tetap membuat mu hidup terus untuk terus menikmatinya.

Thirst adalah film penghisap darah yang sekali lagi, memberikan pengalaman berbeda bagi saya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: