Oleh: Redo Rizaldi | Oktober 12, 2009

Bentang Harapan: Sebuah Puisi


Untuk yang dipisahkan oleh gelombang dan lautan
Tumbuh dan berkembang tanpa diri ini ayah kalian
Selama waktu berjalan, dan saat kalian yang belajar berjalan
Belajar membaca nama ku pun aku lewatkan

Lewat deru angin di tepian ini aku sampaikan
Aku ingin pulang
tuk memeluk 2 buah hati dan 1 pelindungnya yang ku sayang

Ku lukiskan di atas pasir wajah kalian yang samar
Tak serupa tapi bersenyumkan yang ku cinta

Dan jika kalian yang di seberang sana tak mengingat dan lupa lalu pun tidak mengapa
Jadilah harapan yang kuat, Ingatlah yang berguna serta lupa kan lah yang percuma

Dari yang merindukan kalian.

Rahn & Najwa


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: