Oleh: Redo Rizaldi | Oktober 7, 2009

Kenapa Harus Percaya KPK (lagi)


Baru saja, pimpinan sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilantik guna menggantikan pejabat-pejabat sebelumnya yang seperti kompak bermasalah dengan Buaya eh Aparat Polisi. Kontroversi mengiringi pengangkatan tersebut, polemik bermunculan. Banyak tuduhan pemimpin baru ini, hanya merupakan boneka eksekutif yang meskipun dipilih oleh tim lima yang kredibilitasnya di mata hukum meyakinkan, namun karena pokok perkaranya berasal dari Perppu, telah membangun kritik atau tuduhan yang bermunculan dari berbagai kalangan.

Adnan Buyung Nasution yang merupakan anggota tim yang memilih pemimpin sementara KPK bahkan seperti mengamini kritikan dan pandangan pesimis mengenai masalah ini. Namun pimpinan KPK yang baru, menjanjikan pekerjaan mereka akan bebas intervensi.
Pelantikan Pimpinan KPK yang Baru

Masalah kepercayaan ini lah yang menjadi pangkal permasalahan semua ini, bahkan KPK sendiri berdiri karena permasalahan krisis kepercayaan yang terjadi di negara ini, lantas kemudian ketika lembaga ini selama dalam aksinya berhasil meyakinkan banyak pihak, entah apa kaitannya, kemudian juga lembaga ini mendapat kritik yang masih tak terjawab hingga sekarang untuk apa, dari pihak eksekutif, bahwa lembaga ini sudah terlalu besar atau menurut bahasanya terdahulu lembaga KPK telah menjadi lembaga “Superbody” diiringi berbagai kejanggalan kabaret eksekutif dan satu lembaga di bawahnya yang tidak lucu pada waktu itu, mengulik keanehan tersendiri dengan situasi saat ini, ketika 3 pimpinan lembaga superbody ini terjerat hukum yang mengindikasikan bahkan lembaga negara sekuat KPK pun tidak kebal terhadap suap dan praktek korupsi sekali pun.

Jadi sekarang, Kalau KPK yang superbody dan telah pernah mendapat cukup kepercayaan dari rakyat saja masih bisa lemah dan bejat, lantas, apalagi dasar rakyat harus percaya dengan KPK yang sekarang, dengan pimpinan baru yang dibentuk oleh lembaga negara yang harusnya sederajat dengan KPK, dan kemungkinan besar tidak superbody lagi karena akan dipangkas kewenangannya oleh lembaga legislatif, KPK yang sekarang ini mampu menjamin apa, akan bisa lebih baik dari KPK yang gagal sebelumnya?

cicak lawan buaya


Responses

  1. KPK di luar negri pun tidak mempunya kewenangan pentuntutan, hanya kejaksaan yg punya, dan mereka tidak lebih korup drpd kejaksaan kita, tp kok ya korupsi bisa berkurang, sementara kejaksaan kita dan para hakim non tipikor terus membebaskan para pelaku korupsi, lg lg semua kembali ke individu individu masing2

    Kalo membahas korupsi ya ga bisa dilepaskan dari sosio kultura sebuah negara.

    Anda pikir kasus yang menggunjang dunia tahun lalu yang hampir menjadi resesi global itu bukan karena kasus korupsi yang terjadi di negara yang selama ini indeks korupsinya jauh lebih rendah dari negara kita?

    Tergantung apa yang anda percaya sih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: