Oleh: Redo Rizaldi | Januari 2, 2008

Tahun Baru yang Baru


Biasanya, setiap acara malam Tahun Baru yang di rayain hampir seluruh umat manusia di dunia, saya lalui dengan tidur pulas atau (kalau tidak bisa tidur dengan pulas) ya nonton tivi sampai puas hehe.

bagi saya, tahun baru tidak berbeda sama sekali dengan tahun-tahun sebelum atau sesudahnya, entahlah bagi orang lain yang excited merasakannya, bagi saya semua itu hanya tentang angka-angka, perubah waktu yang biasa saja, dari satu tanggal ke tanggal lainnya buatan manusia, perubahannya? bagi saya hampir tidak ada, jadi mengapa saya harus ikut-ikutan ber euforia? makanya saya biasanya menganggap semua itu biasa-biasa saja…………….

tapi tahun ini, ada yang tak biasa dari tahun-tahun sebelumnya. Sesuatu yang baru kalo saya boleh sebut, sudah lama saya tidak ikut-ikutan (tidak hanya ikut lo ;p ) hadir di sebuah pesta tahun baru untuk merayakannya.

dari ajakan teman sih, kebetulan beberapa hari ini juga lagi suntuk berat, jadi saya pikir kenapa tidak.

paling cuma teriak-teriak sebentar, tiup terompet dan minum-minum sedikit. ternyata tidak…

pesta ini bagi saya pribadi di kategorikan pesta yang tidak biasa, untuk pertama kali dalam hidup saya menghadiri pesta dimana, yang hadir adalah komunitas gay!!!!

kejutan yang tidak di duga, bahkan oleh teman saya yang juga sebenarnya punya orientasi seksusal yang sama dengan mereka, ia sama terkejutnya dengan saya hahaha.

bukan salah dia sih, ia juga sebenarnya di ajak oleh teman yang lainnya yang tidak saya kenal (tapi setelah pesta itu kita sudah saling mengenal kok🙂 say hi to Jacob and Rahma🙂 ).

dan melihat reaksi dia di pesta, sungguh aneh untuk orang yang sebenarnya punya orientasi seksusal yang sama hahaha

jadilah kami berdua menarik diri di pesta (maaf ya buat tuan rumah :p ).

ketika yang lainnya asik joget-joget di lantai dansa dan bergembira ria, kami hanya menatap mereka dengan takjubnya.

jujur, kami tak terbiasa dengan suasananya, tapi saya pribadi cukup tertarik melihatnya. bukan berarti saya ingin bergabung dan menjadi bagian dari kegilaan di malam itu, saya tertarik bagaimana mereka bisa begitu bebas dan lepas dalam mengekspresikan apa yang mereka rasakan.

melihat sepasang lelaki berdansa dengan liarnya, atau dua orang berciuman di bibir di depan umum tanpa malu-malu, benar-benar baru buat saya.

sehingga membuat saya agak berpikir, kenapa saya tidak bisa menikmati apa yang sedang mereka nikmati ya?

ah well, every bodies different rite?🙂

tapi satu yang pasti, saya mendapat pengalaman baru di sana, new persfektif bahkan.

ternyata saya belum kemana-mana dan belum di mana-mana, dunia ini sungguh luasnya, dengan berbagai macam jenis manusia.

Tahun baru kali ini bagi saya

bener-bener di mulai dengan sesuatu yang baru hahaha


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: